Deskripsi
Jamur merang (nama ilmiah: Volvariella volvacea) adalah salah satu jenis jamur pangan yang sangat populer di Asia Tenggara dan Asia Timur, termasuk di Indonesia.
Tekstur dan Rasa KulinerCita Rasa:
Jamur merang terkenal memiliki rasa gurih alami (savory) dan manis yang ringan. Aromanya segar dan tidak terlalu tajam, membuatnya sangat mudah berpadu dengan bumbu masakan apa saja.
Tekstur: Karakteristik utama jamur merang terletak pada teksturnya yang kenyal sekaligus renyah (crunchy) saat digigit, terutama karena memiliki kandungan air alami yang cukup tinggi (sekitar 90%).
Penggunaan: Jamur ini menjadi primadona untuk campuran masakan Indonesia seperti mi ayam, sup jamur, tumis capcay, fuyunghai, oseng sayur, hingga pepes jamur merang.
Kandungan Nutrisi & Manfaat Kesehatan
Berdasarkan ulasan kesehatan dari Alodokter dan Halodoc, jamur merang merupakan sumber protein nabati yang sangat baik, rendah kalori, dan bebas kolesterol. Komponen penting di dalamnya meliputi:
Polisakarida & Beta-glukan: Berfungsi sebagai imunomodulator yang membantu mendongkrak sistem kekebalan tubuh guna menangkal infeksi virus dan bakteri.
Antioksidan (Ergotionein): Membantu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas dan kerusakan oksidatif.
Vitamin B Kompleks & Mineral: Mengandung fosfor, kalium, zat besi, dan zinc yang menunjang metabolisme energi serta kesehatan tulang dan otot.
Daya Simpan dan Budidaya
Daya Simpan Pendek: Jamur merang segar memiliki kelemahan pada masa simpannya yang sangat singkat. Jamur ini hanya bertahan sekitar 1 hingga 2 hari pada suhu ruang sebelum kadar airnya keluar, melunak, dan membusuk. Agar awet beberapa hari, jamur merang harus disimpan di kulkas atau diawetkan dengan cara direbus singkat terlebih dahulu sebelum dibekukan.






Ulasan
Belum ada ulasan.